BAB I
PEMBAHASAN
Konsep Umum Media Pembelajaran
1. Definisi Media Pembelajaran
Kata media berasal dari bahasa latin yang
juga merupakan bentuk jamak dari medium yang secara harfiah berarti perantara
atau pengantar. Media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim pesan
ke penerima pesan. Sementara itu Briggs (19070) berpendapat bahwa media adalah
alat yang menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar seperti, Buku[H1] , film, kaset. [1]
Kalau kita lihat perkembangannya,
pada mulanya media hanya dianggap sebagai alat bantu mengajar guru , dan alat
bantu yang dipakai adalah alat bantu visual. Dengan masuknya pengaruh teknologi
audio pada sekitar pertengahan abad ke-20 alat visual untuk mengkonkritkan
ajaran ini dilengkapi dengan digunakannya alat audio sehingga kita kenal dengan
alat audio vosual[H2] . Sudah layaknya kalau media tidak lagi hanya kita pandai
sebagai alat bantu balaka bagi guru untuk mengajar, tetapi sebagai alat penyalur pesan dari
pemberi pesan ( guru, penulis buku, prosedur, dll ) ke penerima pesan ( siswa/
pelajar ). Sebagai pembawa pesan, media tidak hanya digunakan oleh guru tetapi
yangg lebih penting lagi adalah siswa. Sebuah kombinasi dari dari material pengajaran,
pusat belajar ( learning center) merupakan lingkungan yang serba lengkap
yang dirancang untuk meningkatkan belajar individu yang focus pada topik
kesebuah pusat belar mungkin sesederhana kursi atau satu meja, yang
disekitarnya para siswi berdiskusi. Mungkin seorang guru menggunakan satu pusat
belajar didalam sebuah ruang kelas sebagai cara memecah kelas menjadi beberapa
kelompok kecil untuk menjalankan kegiatan langsung ( misalnya, dalam sebuah
kelas sains dengan pusat belajar sejenis labaoratorium )[2] .
Pusat
belajar seharusnya mendorong partisipasi aktif ketimbang menyuruh siswanya
duduk manis dan membaca buku atau membaca teks dilayar computer. Sebagian besar
pusaat[H3] belajar memberikan umpan balik kegiatan
siswa melalui kegiatan terindividualisme. Pusat belajar mungkin dibuat ditempat
dalam kelas yang tersedia dan sesuai.
Media
Pendidikan sebagai salah satu sumber belajar yang dapat menyalutkan[H4] pesan, perbedaan gaya belajar dan minat
atau keterbatasan daya indra, dapat di bantu dan diatasi dengan pemanfaatan
pendidikan.
Begitu
pula pemanfaatan internet sebagai media pembelajaran mengondisikan siswa untuk
belajar secara mandiri. Para siswa dapat mengakses secara online dari
berbagai perpustakaan, museum, dan
mendapatkan sumber primer tentang berbagai peristiwa sejara[H5] , biografi, rekaman, laporan[H6] .[3]
Pemanfaatan
internet sebagai media pembelajaran memiliki beberapa kelebihan sebagai
berikut:
·
Proses pembelajaran tidak terbatas oleh waktu seperti halnya tatap muka
biasa.
·
Pembelajaran dapat memilih topic atau bahan ajar yang sesuai dengan
keinginan dan kebutuhan masing-masing.
·
Lama waktu belajar juga tergantung pada kemampuan masing-masing siswa.
Guru
|
Media
|
Sumber Pesan
Siswa
Merlihatkan
proses komunikasi yang berhasil ikut sertanya media belajar mengajar. Sumber
pesan bisa menulis buku, dan guru sendiri. Medianya bias[H7] berupa buku, poster, film. Pesan yang disampaikan oleh guru maupun media
dan sumber pesan, juga akan ditafsirkan
samaoleh siswa sesuai pesan.
2. Dasar Kegunaan Media Pembelajaran
1. Landasan filosofi
Ada suatu pandangan bahwa dengan digunakannya berbagai
jenis media hasil teknologi baru di dalam kelas, akan berakibat proses
pembelajaran yang kurang manusiawi. Dengan kata lain, penerapan teknologi dalam
pembelajaran akan terjadi dehumanisasi. Bukankan dengan adanya berbagai media
pembelajaran justru siswa dapat mempunyai banyak pilihan untuk digunakan media
yang sesuai dengan karakteristik pribadinya, diberi kebebasan memilih sesuai
dengan kemampuannya. Dengan demikian,
penerapan teknologi tidak berarti dehumanisasi. Sebenarnya perbedaan pendapat
tersebut tidak perlu muncul, yang penting bagaimana pandangan guru terhadap
siswa dalam proses pembelajaran.
2. Landasan Psikologis
Dengan memperhatikan kompleks dan uniknya proses
belajar, maka ketepatan pemilihan media dan metode pembelajaran akan sangat
berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Di samping itu, persepsi siswa juga
sangat mempengaruhi hasil belajar. Oleh sebab itu, dalam pemilihan media, di
samping memperhatikan kompleksitas dan keunikan proses belajar, memahami makna
persepsi serta factor-faktor yang berpengaruh terhadap penjelasan persepsi
hendaknya diupayakan secara optimal agar proses pembelajaran dapat berlangsung
secara efektif. Untuk maksud tersebut perlu:[4]
Diadakan pemilihan media yang tepat sehingga dapat
menarik perhatian siswa serta memberikan kejelasan objek yang diamatinya. Bahan
pembelajaran yang kana[H8] diajarkan disesuaikan dengan pengalaman
siswa.
3. Landasan teknologi
Teknologi pembelajaran adalah teori dan praktek
perancangan, pengembangan, penerapan, pengelolaan, penalaian proses dan sumber belajar.
Jadi, teknologi pembelajaran merupakan proses kompleks dan terpadu yang
melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis maslaha[H9] , mencari cara pemecahan, melaksankan[H10] , mengevaluasi, dan mengelola pemecahan masalah-masalah dalam situasi di
mana kegiatan belajar itu mempunyai tujuan dan terkontrol. Dalam teknologi
pembelajaran, pemecahan masalahan dilakukan dalam bentuk: kesatuan
komponen-komponen system pembalajaran[H11] yang telah disusun dalm[H12] fungsi desain atau seleksi, dan dalam pemanfaatan serta dikombinasikan
sehingga menjadi system pembelajaran yang lengkap. Komponen-komponen ini
termasuk pesan, orang, bahan, media, peralatan, teknik dan latar.
4. Landasan empiris
[2] Sharon E. Smaldino dkk,
Intructional Technology & Media For Learning ( Jakarta: Kencana, 2011 )hal,274-275
[3] Dr. Rusman, M.pd. Model-Model Pembelajaran (
Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2021) , hal, 336-337.
[H1]
Habis kata seperti seharusnya dikasih tanda (:),
Tulisan “Buku” seharusnya memakai huruf kecil diawalnya.
Habis kata seperti seharusnya dikasih tanda (:),
Tulisan “Buku” seharusnya memakai huruf kecil diawalnya.
[H2]
Tulisan “vosual” seharusnya “visual”
Tulisan “vosual” seharusnya “visual”
[H3]
Kebanyakan huruf “a”
Kebanyakan huruf “a”
[H4]
Tulisan “menyalutkan seharusnya “menyalurkan”
Tulisan “menyalutkan seharusnya “menyalurkan”
[H5]
Tulisan “sejara” seharusnya “sejarah”
Tulisan “sejara” seharusnya “sejarah”
[H6]
Seharusnya ada kata penghubung “dan”, jadi rekaman dan laporan
Seharusnya ada kata penghubung “dan”, jadi rekaman dan laporan
[H7]
Mungkin maksud dari kata ini adalah “bisa”
Mungkin maksud dari kata ini adalah “bisa”
[H8]
Mungkin maksud dari kata ini adalah “akan”
Mungkin maksud dari kata ini adalah “akan”
[H9]
Mungkin maksud dari kata ini adalah “masalah”
Mungkin maksud dari kata ini adalah “masalah”
[H10]
Mungkin maksud dari kata ini adalah “melaksanakan”
Mungkin maksud dari kata ini adalah “melaksanakan”
[H11]
Mungkin maksud dari kata ini adalah “pembelajaran”
Mungkin maksud dari kata ini adalah “pembelajaran”
[H12]
Mungkin maksud dari kata ini adalah “dalam”
Mungkin maksud dari kata ini adalah “dalam”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar